Showing posts with label Catatan. Show all posts
Showing posts with label Catatan. Show all posts

Monday, April 4, 2011

Sebuah Permenungan


Sebuah permenungan
tentang
Pegawai Negeri Sipil (PNS), Jabatan dan Pejabat.

Mendengar kata PNS pikiran saya langsung melayang jauh ke sebuah tempat dimana berkumpul kelompok orang dengan seragam kebanggaannya dan dengan kehidupan yang penuh dengan kemewahan dan glamour. Dengan pikiran seperti itu banyak orang bercita-cita ingin menjadi PNS, kerja di kantor besar, mewah dengan berbagai fasilitas yang serba lengkap dan modern dan pasti dengan gaji yang sangat besar. Oleh karena itu, Setiap orang ingin hidup bahagia dan sejahtera. Untuk mencapai kedua harapan tersebut orang dapat menempuh dengan bermacam cara, antara lain dengan mengikuti pendidikan baik formal maupun non formal sebagai syarat dengan harapan dikemudian hari bisa bekerja dan atau berjuang untuk mendapatkan berbagai keterampilan sebagai bekal untuk menggapai harapannya. Untuk bekerja tentu juga dapat ditempuh dengan berbagai cara tergantung jenis pekerjaan yang tersedia. Bagi orang2 tertentu belajar merupakan kunci menuju kesuksesan dan mendapatkan pekerjaan, karena dengan memiliki pengetahuan dan keterampilan memadai seseorang akan jauh lebih mudah mendapatkan pekerjaan.
PNS merupakan salah satu jenis pekerjaan yang paling banyak diminati oleh sebagian besar orang Indonesia yang ingin merubah nasibnya ke arah yang lebih baik. Indikatornya adalah banyaknya pencari kerja yang melamar untuk menjadi PNS. Menjadi PNS juga menjadi cita-cita banyak orang setelah menyelesaikan pendidikannya di level manapun. Untuk bekerja sebagai seorang PNS terlebih dahulu mereka harus menempuh berbagai prosedur dan persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku antara lain harus mebuat lamaran sesuai dengan latarbelakang pendidikan dan profesi yang akan ditekuni. Tujuan utama mereka melamar adalah menjadi PNS sehingga kalau Lulus pasti mendapatkan Nomor Identitas Pegawai yang lebih dikenal dengan sebutan Nomor Induk Pegawai atau sering disingkat dengan NIP. Karena dengan NIP seseorang secara pasti menurut ketentuan hukum telah terdaftar sebagai PNS, dan dengan sendirinya mendapatkan berbagai kemudahan dan terutama pendapatannya terjamin setiap bulan sepanjang hidupnya termasuk mendapat jaminan setelah pensiun atau meninggal.
Sepanjang pengamatan saya berdasarkan ketentuan yang berlaku, Tidak ada seorangpun yang melamar menjadi PNS untuk mendapatkan jabatan dan atau menjadi pejabat. Jabatan adalah sebuah kedudukan yang disediakan oleh Pemerintah berdasarkan kententuan yang berlaku untuk keberlangsungan roda pemerintahan, dan bukan untuk diperebutkan. Jabatan dengan sendirinya akan mengikuti fungsi dari sebuah organisasi yang dibentuk oleh Pemerintah untuk melaksanakan tugas tertentu. Sedangkan Pejabat adalah seseorang PNS yang karena Kepercayaan berdasarkan Standar Kompetensi yang dimilikinya diangkat untuk memangku jabatan sesuai ketentuan atau orang yang memiliki kewenangan dibidang kepegawaian untuk mendudukan seseorang dalam jabatan tertentu karena memiliki kemampuan dan prestasi atau kinerja yang dianggap cakap dan layak untuk jabatan tersebut dari PNS yang bersangkutan. Dengan kata lain Jabatan bukanlah Hak seorang PNS tetapi merupakan Kepercayaan yang diberikan oleh orang lain yang memiliki kewenangan untuk itu berdasarkan ketentuan peraturan yang berlaku. Jabatan tidak berlaku seumur hidup melainkan hanya berlaku sepanjang masih dipercayai oleh pejabat yang berwenang mengangkat, memindahkan atau memberhentikan sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu bagi sesorang PNS yang dikejar bukan jabatan melainkan prestasi kerja, dengan menunjukkan atau mengukir prestasi kerja dan perilaku yang baik, maka jabatan pasti akan datang dengan sendirinya tanpa perlu dikejar. Semoga.
READ MORE - Sebuah Permenungan

Program Inap Semalam

I. Pendahuluan
Kunjungan Kerja adalah sebuah kegiatan yang sering dilaksanakan oleh para pejabat Pusat atau Daerah untuk, melihat, mendengar, mengamati, mengevaluasi dan mengetahui langsung berbagai aspirasi, informasi, masalah dan data yang berhubungan dengan berbagai program pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan kemasyarakatan di lokasi kunjungan. Dari berbagai data dan informasi yang diperoleh dapat dijadikan dasar untuk mengambil berbagai kebijakan dan keputusan yang akan berguna untuk merencanakan kegiatan pemerintahan, pembangunan infrastruktur pedesaan, dan pemberdayaan kemasyarakatan yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
II. Latarbelakang/Permasalahan
Berdasarkan hasil pengamatan dan pengolahan data serta berbagai informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyimpulkan bahwa kunjungan kerja yang dilakukan selama ini kurang bermanfaat dan bahkan tidak berdampak bagi masyarakat yang dikunjungi karena disebabkan oleh beberapa hal yang dapat disimpulkan, antara lain:
1. Waktu kunjungan yang relative sangat singkat, hanya berdurasi antara 2 – 3 jam.
2. Pidato Pejabat yang berkepanjangan, membosankan dan menghabiskan waktu.
3. Bahasa yang digunakan sulit dimengerti dan dipahami oleh masyarakat kebanyakan.
4. Kesempatan berdialog relative dipersingkat dengan berbagai alasan.
5. Hanya merugikan masyarakat dan Pemerintahan setempat karena justru menimbulkan biaya tinggi.
III. Analysis Masalah
a. Waktu Kunjungan yang singkat dapat diperpanjang sesuai dengan keadaan.
b. Pidato membosankan dan menghabiskan waktu dapat diganti dengan dialog interaktif langsung dengan masyarakat dari hati ke hati sehingga masyarakat bebas mengemukakan pendapat atau permasalahan yang dihadapi.
c. Bahasa yang digunakan sederhana, tidak menggunakan istilah yang justru membuat masyarakat bingung dan kalau perlu menggunakan bahasa setempat.
d. Waktu dialog jangan dibatasi sehingga masyarakat secara bebas dapat mengemukakan berbagai permasalahan didesanya.
e. Kalau ada acara makan dan minum supaya ditanggung bersama atau oleh Pemerintah Kabupaten sehingga tidak menimbulkan biaya tinggi dan atau membebani masyarakat.

IV. Penyelesaian Masalah
Berdasarkan latarbelakang/permasalahan tersebut di atas, maka dalam masa kepemimpinan Bupati Drs. Sosimus Mitang dan Wakil Bupati Dr. Wera Damianus, M.M. periode 2008 – 2013, telah melakukan analysis terhadap masalah kunjungan kerja dan telah membuat program kunjungan kerja Pejabat Kabupaten ke Kecamatan dan Desa agar bermanfaat bagi masyarakat di Lokasi yang dikunjungi. Program Kunjungan tersebut dinamakan “Program Inap Semalam”. Maksud dan tujuan dari program tersebut adalah agar para pejabat Kabupaten semakin dekat dengan masyarakatnya sehingga dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan berbagai hal yang dianggap masyarakat di lokasi kunjungan kurang bermanfaat atau bahkan tidak berdampak. Dengan program Inap Semalam, diharapkan para pejabat yang melakukan kunjungan kerja dan masyarakat di lokasi kunjungan mempunyai banyak waktu untuk bisa berdialog, saling memberi dan menerima berbagai data dan informasi tentang keadaan kecamatan dan desa yang bersangkutan. Selain saling berbagi informasi dan data, juga bermanfaat untuk menciptakan suasana keakraban antara pribadi maupun antara pemerintah dan rakyatnya.
V. Manfaat yang diperoleh
a. Dengan hadir dan menginap di desa kita dapat secara langsung melihat sendiri keadaan kehidupan yang sebenarnya dari masyarakat di lokasi kunjungan.
b. Dengan berada dan menginap di desa kita dapat merasakan dan memahami penderitaan yang dirasakan masyarakat daripada hanya mendengar laporan lisan atau tertulis di belakang meja.
c. Dengan berada bersama masyarakat di desa dapat menunjukkan kepada masyarakat bahwa pemerintah kabupaten memberikan perhatian penuh dan dukungan untuk membantu mereka keluar dari permasalahan.
d. Dengan menginap di rumah penduduk, penghuni rumah memiliki harga diri dan kebanggaan bahwa rumah kediamannya pernah ditempati/diinapi oleh pejabat kabupaten walau hanya semalam.
e. Dengan berada di desa secara psikologis dapat mengangkat semangat petugas lapangan dalam menjalankan tugas dilapangan.
f. Dan yang terpenting adalah kita dapat langsung membuat penilaian yang diperlukan untuk menentukan rencana aksi pemerintah kabupaten terutama untuk situasi darurat.
VI. Simpulan
Berdasarkan analysis masalah dan penyelesaian masalah tersebut diatas, maka dapat disimpulkan bahwa untuk dapat menghimpun berbagai aspirasi masyarakat secara baik sangat diperlukan adanya kunjungan kerja dan program inap semalam di kecamatan dan desa lokasi kunjungan.
READ MORE - Program Inap Semalam

Friday, April 1, 2011

5 Langkah Meningkatkan Kemampuan Menulis Anda

“Ikatlah ilmu dengan menulisnya”, begitu kata Ali bin Abi Thalib. Menulis bisa membuka jendela informasi baru, menulis bisa mempercepat proses belajar Anda, menulis juga bisa menjadi pekerjaan yang menarik dan menghasilkan. Namun kenyataannya tidak semua orang bisa menulis. Dalam artikel ini, saya akan membahas lima langkah yang akan membantu Anda meningkatkan kemampuan menulis.

1. Membaca

Membaca harus selalu menjadi daftar aktivitas Anda yang pertama. Dengan membaca, artinya Anda mempunyai lebih banyak sumber, referensi, dan informasi untuk ditulis. Membaca di sini tidak berarti harus buku, koran, atau majalah tapi juga halaman-halaman di internet.
Dalam membaca di internet biasakan juga untuk membaca link-link yang disarankan penulis. Baca juga komentar-komentar yang ada, walaupun sekilas, kadang mereka memberikan informasi tambahan. Gunakan fasilitas bookmark untuk menyimpan link-link menarik, siapa tahu salah satunya akan jadi referensi bagus untuk tulisan Anda.

2. Menulis

“The key to writing is writing”, begitu yang dikatakan Sean Connery ketika berperan sebagai penulis pemenang Pulitzer di film Finding Forrester. Sama halnya seperti berlari, jika Anda ingin menjadi pelari, larilah. Begitu juga dengan menulis. Memang ada pelatihan menulis dengan bermacam teorinya tapi akhirnya mereka akan bilang “Menulislah!”

 

3. Menentukan Standar Tulisan

Cari penulis yang menurut Anda hebat dan jadikan mereka sebagai standar tulisan Anda. Saya sendiri melakukan ini hingga sekarang. Untuk penulisan buku, saya mengambil Deke mcClelland sebagai standar. Untuk penulisan tutorial di internet, saya berguru pada Constantin Potorac, penulis Psdtuts+. Ketika macet waktu menulis tutorial di internet, saya biasa membaca kembali tulisannya. Untuk penulisan artikel desain, saya sangat menyukai smashingmagazine dan webdesignerdepot. Saya biasa mengamati artikel di sana dan membandingkannya dengan artikel sejenis di situs lain. Dengan cara ini, saya mengetahui apa kelebihannya dan bisa mengaplikasikannya pada tulisan saya.
Mengambil standar tulisan pada penulis-penulis tingkat dunia memang tidak akan membuat Anda lebih hebat dari mereka. Setidaknya, ini akan memacu Anda untuk terus menulis lebih baik.

4. Konsisten dengan Standar Tulisan

Dengan mengambil standar penulisan pada penulis tingkat tinggi, Anda akan dipacu untuk menulis lebih baik. Tentu saja, untuk menghasilkan tulisan terbaik dibutuhkan waktu dan keuletan. Anda tidak akan bisa menghasilkan tulisan yang baik hanya dalam satu atau dua jam. Kondisi ini mungkin membuat Anda mundur dari standar dan akhirnya berpuas diri dengan kualitas seadanya. Di sinilah dibutuhkan konsistensi. Paksa diri Anda untuk selalu menghasilkan tulisan yang lebih baik dari tulisan sebelumnya. Memang berat dan melelahkan namun hasilnya akan sepadan.

5. Mempelajari Skill Lain yang Berhubungan Dengan menulis

Kenyataannya ada banyak penulis dan calon penulis yang siap bersaing dengan Anda. Jika Anda hanya sekedar bisa menulis maka tidak akan ada kelebihannya dengan penulis lain. Oleh karena itu, cobalah untuk mempelajari skill lain yang bisa membuat Anda menonjol.
Misalnya, seorang penulis buku sebaiknya belajar InDesign agar bisa membuat layoutnya sendiri dan bisa bebas bereksperimen. Dengan skill ini, setiap bukunya akan menonjol karena biasanya pengarang lain menggunakan template dokumen yang sama dari penerbitnya. Jika Anda penulis blog, sebaiknya memahami kode-kode dasar HTML seperti pembuatan link atau penulisan class CSS. Bahkan akan lebih bagus lagi jika si penulis bisa melakukan editing gambar sederhana agar tampilan artikel blognya lebih menarik.
Inilah beberapa langkah yang saya temukan sangat efektif untuk meningkatkan kualitas tulisan. Bagaimana menurut Anda, punya tips yang ingin ditambahkan?

 

READ MORE - 5 Langkah Meningkatkan Kemampuan Menulis Anda

Tuesday, March 8, 2011

7 MANFAAT BLOG BAGI PENULIS

Saya ingin menekankan kembali betapa media blog ini punya banyak manfaat bagi penulis, atau siapa saja yang sedang belajar menulis. Bagi saya, blog sebenarnya punya karakteristik yang hampir sama dengan website biasa seperti Pembelajar.com atau beragam website lainnya. Bedanya hanya sedikit, yaitu pada kemudahan pembuatannya, pengelolaannya, template yang tersedia, serta sifat gratisan namun dengan menu-menu pendukung yang berlimpah.
Baik, dari pengamatan saya, ada sejumlah manfaat blog bagi penulis atau siapa pun yang sedang mengembangkan kemampuan menulisnya. Berikut di antaranya.
Pertama, blog menjadi sarana publikasi tulisan yang termudah sekaligus strategis. Kita sudah pada tahu, salah satu masalah utama yang dialami kebanyakan penulis-terlebih lagi penulis pemula-adalah soal wadah publikasi. Media massa umum seperti koran, tabloid, majalah, jurnal, sering kali terbatas ruangnya dan mematok standar kualitas tulisan tertentu. Setiap hari, ribuan tulisan masuk ke meja redaksi berbagai media massa, tapi hanya sedikit saja yang bisa dimuat.
Nah, selain sejumlah website yang menerima kontribusi tulisan dari luar, blog bisa jadi solusi bagi tulisan-tulisan yang tidak tertampung itu. Manakala tulisan ditampilkan di blog, aslinya tulisan itu sudah punya “nyawa” dan mendatangkan pengaruh. Hanya tulisan yang dipublikasikan saja yang punya nyawa dan pengaruh kepada pembacanya. Blog bisa menjadi alat untuk menghidupkan tulisan kita.
Lalu, apa strategisnya memublikasikan tulisan di blog?
Nilai strategisnya sedikit berbeda dengan media offline macam surat kabar. Tulisan yang dimuat di surat kabar belum tentu bisa diakses melalui internet, kalau surat kabar tersebut tidak online. Tulisan di blog jelas online, dan pada tingkatan tertentu, tulisan tersebut mudah diakses melalui search engine. Jejak di search engine inilah yang punya nilai startegis.
Kedua, tulisan di blog mudah sekali dikomentari dan feedback ini banyak manfaatnya. Asal menu komentar tidak ditutup, maka siapa pun yang membaca tulisan kita bisa berkomentar apa saja di sana. Memang, untuk blog yang aktif serta sering dikunjungi, komentar mudah sekali didapat dan jumlahnya bisa banyak sekali. Sementara, blog yang kurang aktif, jarang ditaut (di-link), dan jarang dikunjungi biasanya juga tidak banyak komentarnya.
Banyak orang belum sepenuhnya aware dengan peran komentar atau feedback tulisan ini. Bagi penulis, komentar atas tulisan sungguh merupakan alat uji bagi tulisan itu sendiri. Positif atau negatif komentarnya, itu semua bisa menjadi bahan perbaikan tulisan atau bagian dari proses pembelajaran penulisnya. Bahkan, banyak sekali ide-ide baru yang bisa dielaborasi dan dieksplorasi dari lalu lintas komentar tersebut.
Ketiga, blog bisa menjadi alat penumbuh kebiasaan dan keteraturan menulis. Bagaimanapun, setelah punya blog biasanya kita akan terdorong untuk terus mengisinya dengan berbagai bentuk tulisan. Terlebih bila tulisan-tulisan kita mendapatkan sambutan atau aneka komentar dari para pengunjung. Ini akan memotivasi kita untuk rajin mem-posting tulisan. Bagi mereka yang sedang belajar menulis, komentar atau tanggapan blogger (penulis blog) lain ini akan sangat besar artinya.
Khusus untuk para blogger yang sudah memiliki jaringan luas serta setiap tulisannnya dinantikan, pastilah ada semacam dorongan untuk terus mengisi blog-nya. Tulisan-tulisan terbaru para blogger yang sudah cukup bergaung namanya atau terkenal biasanya juga selalu dinantikan. Bila mereka mulai mengendor atau jarang meng-update blog, pasti ada keluhan dari para pengunjung setia. Jika ini keterusan, pengunjung bisa menurun dan akan kurang menguntungkan si blogger.
Keempat, menulis di blog secara rutin juga berdampak pada kemampuan kita dalam menuangkan gagasan. Makin sering menulis di blog, rasanya akan semakin mudah pula mengeluarkan ide-ide dalam bentuk tulisan. Ini sama persis dengan kegiatan menulis diari sehari-hari. Semakin sering kita mengisi diari, semakin mudah dan lancar pula kita menulis.
Kelima, blog bisa menjadi ajang ekspresi yang bebas hambatan sama sekali. Ini memungkinkan tulisan-tulisan yang dalam kacamata umum mungkin dianggap kurang pantas, terlalu absurd, atau melanggar aturan-aturan tertentu, di blog malah mendapatkan saluran seluas-luasnya. Blog bisa menjadi saluran gagasan-gagasan alternatif, bahkan yang paling ekstrim sekalipun. Ini yang tidak mungkin diwadahi oleh media konvensional.
Sifat blog yang bisa diisi oleh siapa pun, dengan jenis tulisan apa pun, serta dengan segala tingkatan kemampuan menulis, membuatnya menjadi ajang ekspresi intelektual yang sangat konstruktif. Sumirnya batas-batas tersebut (karena penulis sendirilah yang menetapkan batasannya) bisa merangsang blogger menuliskan apa saja serta menambahkan keberanian dalam berekspresi. Nah, sisi keberanian berekspresi inilah yang bisa mendongkrak kemampuan menulis seseorang.
Keenam, blog adalah tempat kita untuk menabung tulisan. Satu demi satu kita isi blogblog kita akan penuh juga. Bagus sekali bila mayoritas tulisan yang kita tampilkan di blog adalah karya sendiri. Terlebih bila blog dengan beragam tulisan, maka lama kelamaan memang kita jadikan sebagai sarana untuk berlatih menulis dan menampung tulisan-tulisan karya sendiri.
Pada saatnya nanti, tulisan-tulisan di blog bisa kita oleh menjadi karya lainnya, buku misalnya. Kalau tulisan sudah terkumpul dan temanya memiliki benang merah tertentu, serta dari sisi kualitas memang memenuhi syarat untuk dibukukan, mengapa tidak dibukukan? Potensi inilah yang tampaknya belum banyak dilirik oleh para blogger. Saya termasuk yang sedang mendorong-dorong para blogger supaya ngeh dengan potensi blog untuk dibukukan.
Ketujuh, blog bisa berfungsi sebagai media personal branding. Blog bisa menjadi ajang unjuk ide, pikiran, karya, tulisan, serta pencitraan. Lima tahun yang lalu mungkin Anda tidak mengenal siapa itu Enda Nasution, Priyadi, Fatih Syuhud, Jennie S. Bev, dan para blogger kenamaan saat ini. Kalaupun sudah mengenalnya, mungkin hanya sayup-sayup belaka. Tapi, berkat kiprah mereka di dunia maya melalui blog, mereka kini dikenal menjadi orang-orang beken di dunia blog Tanah Air. Itu artinya, mereka berhasil membangun merek diri melalui blog. Tinggal pemanfaatan ekuitas mereknya saja akan seperti apa nantinya.
Blog bisa membuat seorang penulis yang “bukan siapa-siapa” menjadi penulis yang bisa “dikenal oleh siapa saja”. Interkoneksi antara blog dengan mesin pencari dan kebutuhan akan data oleh pengguna internet, ternyata telah menciptakan situasi kesalingterhubungan alias saling kenal. Terpaut dengan segala aktivitas maya lainnya, maka situasi itulah yang akhirnya bisa memupuk brand seseorang.
READ MORE - 7 MANFAAT BLOG BAGI PENULIS

Tips Sukses Menulis di Blog

Tips cara praktis supaya mudah dan Sukses Menulis di Blog
Oleh fatihsyuhud.com
Ada satu hal yang baru saya sadari belakangan ini seputar kesuksesan menulis di blog yaitu setiap kali saya berniat, “iseng-iseng nulis artikel satu paragraf aja, ah,” ternyata malah dengan sangat lancar tulisan mengalir dan jadinya lebih dari satu paragraf. Sebaliknya, seringkali saat saya berniat membuat tulisan panjang, malah jalannya ide dan rangkaian kata suka terseok-seok dan tak jarang gagal sampai ke tujuan akhir yang akhirnya malah teronggok di daftar tulisan draft.

Jadi, bagi Anda yang merasa kesulitan menulis di blog, bisa juga dicoba resep saya ini: niatkan menulis satu paragraf saja. Kalau ternyata jadinya satu paragraf betulan, ya tidak apa-apa. Diposting aja. Dan hindari berniat membuat tulisan panjang supaya otak dan urat syaraf Anda tidak terlalu terbebani.
Salah satu kegagalan menulis adalah kita terlalu terbebani oleh ekspektasi kita sendiri yang ingin menulis sempurna yang akhirnya bukan hanya tidak sempurna tapi malah tidak menulis sama sekali.
Catatan:
Apabila Anda berencana membuat tulisan panjang, kemudian di “tengah jalan” Anda kurang mood untuk meneruskan tulisan tersebut, maka solusi terbaik adalah jangan disimpan sebagai draft, tapi dipublish saja. Jangan lupa tulis di akhir tulisan dengan kata ”(bersambung)” supaya pembaca tahu bahwa tulisan itu belum selesai.
Semoga membantu.
READ MORE - Tips Sukses Menulis di Blog